*IHRAM*
1- Ihram diMiqat yang telah ditetapkan syar'i
untuk orang yang Datang dari indonesia miqatnya di Yalamlam.
2- Ketika melewati Miqat sudah memakai pakaian ihram.
▪Disunnahkan sebelum memakai pakaian ihram untuk mandi sebagaimana mandi Janabah dan memakai wewangian.
Disunnahkan juga mandi untuk wanita meskipun sedang haidh atau nifas.
3- Pakaian ihram laki-laki adalah terdiri dari dua helai (izaar) kain untuk sarung: bawah dan Ridaa(selendang) kain untuk menutup bagian atas dan disunnahkan berwarna putih.
*Catatan* pakai ihram laki-laki adalah menutup kedua bahunya dengan ridaa(kain atas) nya kecuali pada saat thawaf disunnahkan membuka bahu sebelah kanan dan menutup kembali ketika selesai thawaf dan sebelum shalat sunnah thawaf.
▪Dan pakaian perempuan bebas warnanya dan syar'i seperti menutup Auratnya dan tidak ketat dan bukan pakaian syuhroh(menarik perhatian banyak orang).
▪Saat ihram wanita tidak diperbolehkan memakai cadar dan sarung tangan.
4- Jika dia telah memakai pakaian ihram dianjurkan shalat sesuai dengan shalat yang disyariatkan pada saat itu, baik wajib atau yang sunnah
Misalnya Jika telah tiba waktu zhuhur maka shalat zhuhur, atau dia bisa shalat 2 rakaat dengan niat sunnah whudu.
5- Jika selesai shalat kemudian naik dan duduk kendaraannya dan tepat ditempat miqatnya dia mulai berniat ihram dengan diawali : tahmid(Alhamdulillah) dan takbir (Allahu akbar) dengan menghadap kiblat dan mengucapkan:
لبيك اللهم عمرة
"LABBAIK ALLAHUMMA UMROTAN“
artinya "Ya Allah, aku memenuhi panggilanmu untuk umroh"
6- Barangsiapa yang melintasi ihram dengan pesawat maka dia berihram saat melintasi sejajar dengan miqat.
7- Apabila selesai mengucapkan lafadz "Labbaik Allahumma 'umrotan, maka mulai mengucapkab Talbiyah.
لَبَّيْكَ اللّٰهُمَّ لَبَّيْكَ لَبَّيْكَ لاَشَرِيْكَ لَكَ لَبَّيْكَ اِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ لاَشَرِيْكَ لَكَ
Labbaikallaahumma labbaika, labbaika laa syariika laka labbaika, innal hamda wanni’mata laka wal mulka laa syariika laka.
Arti: Aku penuhi panggilan-Mu Ya Allah, aku penuhi panggilan-Mu, aku penuhi panggilan-Mu, tidak ada sekutu bagi-Mu, aku penuhi panggilan-Mu. Sesungguhnya segala puji dan nikmat hanyalah milik-Mu, juga semua kerajaan, tidak ada sekutu bagi-Mu.
▪Talbiyah disunatkan dimulai dari mengucapkan lafadz memulai umroh dan berakhir pada saat akan memulai thawaf pada hajar aswad).
8- Laki mengencangkan suaranya dalam bertalbiyah sedangkan perempuan sekedar cukup didengar oleh orang sebelahnya.
Dan wanita tetap bertalbiyah meskipun dia sedang haidh.
Sumber:
"Kitab shohih fiqih sunnah/Syaikh Abu malik حفظه الله تعالى)