Jamaah calon tamu Allah رحمكم الله
hal yang paling banyak kita peroleh selain pahala shalat diMasjidilharam 100ribu kali lipat pahalanya dan shalat di Masjid Nabawi 1000 kali lipat dari shalat ditempat lain,
Dan juga kita akan peroleh adalah Palaha Qirath yaitu pahala yang sebesar gunung uhud.
Berdasarkan riwayat dari Nabi صلى الله عليه وسلم bahwa orang yang ikut menshalati seorang jenazah akan mendapatkan pahala sebesar gunung uhud ini.
Dan hampir setiap selesai shalat dari shalat lima waktu kita akan mendapati shalat jenazah.
Maka jangan luputkan kesempatan ini!!
*Tata cara shalat jenazah*
1- Niat (tempatnya didalam hati dan tidak dilafadzkan)
2- Takbiratul ihram (takbir pertama).
-tanpa membaca doa istiftah.
-Langsung membaca Ta'awwudz(أعوذ بالله من الشيطان الرجيم) dan surat AlFatihah
3- Takbir kedua: Membaca shalawat seperti shalawat ketika Tasyahud shalat
4- Takbir ketiga : Membaca doa untuk mayyit.
Jika sulit menghafalkan minimal membaca:
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَفِهِ واعْفُ عَنْهُ
*ALLAHUMMAGHFIR LAHU WARHAMHU WA 'AAFIHI WA'FU 'ANHU*
"Ya Allah ampuni dia dan rahmati dia dan selamatkan dia dan maafkan dia".
5- Takbir keempat: salam sekali ke-kanan saja.
*Doa yang sunnah yang lebih utama dibaca saat takbir ketiga:*
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِحَيِّنَا وَمَيِّتِنَا وَشَاهِدِنَا وَغَائِبِنَا وَصَغِيرِنَا وَكَبِيرِنَا وَذَكَرِنَا وَأُنْثَانَا
Wahai, Allah! Ampunilah orang yang hidup di antara kami dan orang yang mati, yang hadir dan yang tidak hadir, (juga) anak kecil dan orang dewasa, lelaki dan wanita kami. [HR At Tirmidzi]
Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu meriwayatkan dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, dan beliau menambahkan:
اللَّهُمَّ مَنْ أَحْيَيْتَهُ مِنَّا فَأَحْيِهِ عَلَى الْإِيْمَانِ وَمَنْ تَوَفَّيْتَهُ مِنَّا فَتَوَفَّهُ عَلَى الْإِسْلَامِ اللَّهُمَّ لَا تَحْرِمْنَا أَجْرَهُ وَلَا تَفْتِنَّا بَعْدَهُ
Wahai, Allah! Orang yang Engkau hidupkan di antara kami, maka hidupkanlah dia di atas keimanan. Dan orang yang Engkau wafatkan di antara kami, maka wafatkanlah ia di atas keimanan. Wahai, Allah! Janganlah Engkau halangi kami dari pahalanya, dan janganlah Engkau sesatkan kami sesudahnya. [HR Abu Dawud].
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ وَوَسِّعْ مُدْخَلَهُ وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ وَنَقِّهِ مِنَ الْخَطَايَا كَمَا نَقَّيْتَ الثَّوْبَ الْأَبْيَضَ مِنَ الدَّنَسِ وَأَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ وَأَهْلًا خَيْرًا مِنْ أَهْلِهِ وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ وَأَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ وَأَعِذْهُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ عَذَابِ النَّارِ
Wahai, Allah! Berilah ampunan baginya dan rahmatilah dia. Selamatkanlah dan maafkanlah ia. Berilah kehormatan untuknya, luaskanlah tempat masuknya, mandikanlah ia dengan air, es dan salju. Bersihkanlah dia dari kesalahan sebagaimana Engkau bersihkan baju yang putih dari kotoran. Gantikanlah baginya rumah yang lebih baik dari rumahnya, keluarga yang lebih baik dari keluarganya semula, isteri yang lebih baik dari isterinya semula. Masukkanlah ia ke dalam surga, lindungilah dari adzab kubur dan adzab neraka. [HR Muslim dari ‘Auf bin Malik]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar