FATWA SYAIKH UTSAIMIN TENTANG PAKAIAN IHRAM WANITA
المرأة إذا أحرمت ليست كالرجل يلبس لباساً خاصاً إزاراً ورداء، بل المرأة تلبس ما شاءت من الثياب التي يباح له لبسها قبل الإحرام، فتلبس الأسود أو الأحمر، أو الأصفر، أو الأخضر وما شاءت، أما الأبيض فلا أعلم أن المرأة مطلوب منها أن تحرم بأبيض، بل إن الأبيض في الحقيقة من التبرج بالزينة فإن اللباس الأبيض للمرأة يكسوها جمالاً ويوجب انطلاق النظر إليها، لذلك كونها تلبس اللباس الأسود مع العباءة أفضل لها وأكمل،..
"Seorang wanita jika dia berihram tidaklah seperti laki-laki yang memakai pakaian khusus sarung atau selendang, akan tetapi seorang wanita bisa memakai apa saja yang dia kehendaki yang diperbolehkan memakainya sebelum ihram, dia boleh memakai hitam, merah, kuning atau hijau dan apa yang dia mau(warnanya),
adapun warna putih, maka aku tidak tahu (ada dalil) bahwa wanita diperintahkan dengannya(warna putih) ketika ihram,
bahkan warna putih pada haqiqatnya adalah bentuk tabarruj dengan perhiasan, karena pakaian putih bagi perempuan menambahkannya lebih cantik yang bisa menyebabkan pusat perhatian padanya, oleh karena itu jika dia memakai pakaian hitam beserta abaya itu lebih utama dan sempurna...
(Majmu' Fatawaa wa rasaail Syaikh sholih Utsaimin, 22/180)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar